Beranda Edukasi Apa itu Akulturasi? Berikut adalah Macam dan Contohnya di Lingkungan

Apa itu Akulturasi? Berikut adalah Macam dan Contohnya di Lingkungan

apa itu akulturasi
Sumber: timetravelturtle.com

Apa itu akulturasi? Sebagai warga negara Indonesia, kita pastinya tahu bahwa Indonesia adalah negara dengan bermacam-macam suku dan budaya. Tidak heran semboyan negara kita menggunakan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti meskipun berbeda-beda kita tetap satu jua.

Pastinya, dari tingginya perbedaan kebudayaan yang ada di negeri ini, akulturasi sangat sering terjadi seiring bertambah tuanya negeri ini. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami apa itu akulturasi.

Apa itu Asimilasi
Sumber: 4.bp.blogspot.com

Akulturasi

Nah, apa itu akulturasi? Secara umum, akulturasi adalah proses penyatuan dua kebudayaan dimana prosesnya tidak menghilangkan unsur-unsur asli dari masing-masing kebudayaan tersebut.

Tetapi, akulturasi tetap akan membentuk kebudayaan baru dari proses pertemuan kebudayaan-kebudayaan tersebut. Biasanya, kebudayaan baru tersebut masih memiliki unsur-unsur kental dari masing-masing budaya.

Akulturasi terjadi karena adanya kontak atau interaksi dari dua budaya atau lebih. Dan pada realita, proses interaksi tersebut biasanya terjadi dalam waktu yang lama. Bahkan, proses tersebut bisa memakan waktu hingga puluhan tahun hingga terciptalah budaya baru dari hasil proses interaksi yang panjang itu.

Dan tentu, tidak setiap proses interaksi antar budaya menciptakan akulturasi. Dalam banyak kasus juga, sering pula ditemukan bahwa proses interaksi tersebut menghilangkan unsur-unsur asli budaya lamanya. Dan proses itu disebut dengan asimilasi.

Artikel lain yang bermanfaat: Apa itu air mani? Apa itu Madzi? Ciri-ciri Air Mani? Ayo Bahas Bersama

contoh akulturasi sosiologi
Sumber: idealoka.com

Apa itu Asimilasi

Dalam studi akulturasi, ada juga yang dikenal dengan asimilasi. Asimilasi adalah proses penggabungan atau penyatuan dua kebudayaan atau lebih yang menciptakan kebudayaan baru. Tetapi, proses tersebut menghilangkan unsur-unsur asli dari kebudayaan-kebudayaan tersebut.

Contoh akulturasi dalam kehidupan sehari hari

Untuk contoh akulturasi sosiologi, bisa kita ambil di masjid Kotagede di Yogyakarta yang notabenenya adalah masjid yang dibangun di era kerajaan Mataram Islam di abad ke 16. Bisa kita lihat bahwa arsitektur dari mesjid tersebut menggunakan arsitektur hindu.

Padahal, tempatnya digunakan sebagai tempat ibadah untuk umat Islam. Inilah yang dimaksud dengan akulturasi dimana unsur-unsur budaya hindu yang ada sebelumnya tidak dihilangkan di kebudayaan baru. Contoh ini juga bisa diindikasikan ke contoh akulturasi budaya islam.

Sedangkan untuk contoh akulturasi pendidikan di Indonesia, pesantren bisa kita ambil sebagai studi kasus. Pesantren adalah sistem pendidikan agama dimana para siswa akan tinggal di pesantren tersebut untuk belajar setiap hari penuh dengan pelajaran agama.

Pendidikan yang notabenenya adalah budaya bangsa barat digabung dengan pendidikan agama Islam ala Indonesia. Maka terbitlah kebudayaan baru yang dinamakan dengan pesantren. Ini bisa juga diambi untuk contoh akulturasi dan asimilasi.

Artikel menarik lainnya: Apa itu agunan, Perbedaan Agunan dan Jaminan, Jenis agunan. Mari Kita Bahas di Sini

Apa inti dari akulturasi
Sumber: 4.bp.blogspot.com

Faktor Terjadinya Akulturasi

Apa saja faktor-faktor yang menimbulkan akulturasi?

  • Masuknya kebudayaan baru ke suatu daerah. Jika kedua kelompok adalah orang yagn terbuka dan memiliki toleransi tinggi terhadap kebudayaan lain, maka akulturasi bisa sering terjadi. Contohnya bisa kita ambil dari proses masuknya agama Islam di Pulau Jawa.
  • Peperangan tentu juga bisa menjadi penyebab terjadinya akulturasi dimana setelah peperangan akan ada perubahan kebudayaan.
  • Perkawinan antar dua kelompok kebudayaan.
  • Bencana alam yang mengakibatkan terjadinya migrasi besar-besaran di suatu wilayah

Inti dari Akulturasi

Lalu, Apa inti dari akulturasi? Ada banyak hasil dari akulturasi yang bisa kita lihat di era Indonesia sekarang. Akulturasi bisa dilihat dari arsitektur, ritual-ritual budaya, seni-seni maupun sistem kalender dan cara hidup. Sekarang, sudah sangat banyak terjadi akulturasi di masyarakat Indonesia yang majemuk.

Yang penting untuk kita pahami adalah akulturasi ataupun pertemuan kebudayaan yang berbeda bukanlah hal yang bisa kita sikapi dengan negatif. Melainkan, hal itu harus menumbuhkan toleransi di dalam diri kita untuk lebih menghargai kebudayaan lain. Asik bukan, belajar apa itu akulturasi?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here